Archive for April 25, 2009

Misteri 11 September

7 tahun misteri serangan 11 September berlalu. Tapi Dunia Islam masih terus “terbelenggu”. Dunia Islam harus berani menolak “persekutuan” pemberantasan terorisme ala AS

Oleh Musthafa Luthfi*

* Penulis mantan wartawan dan pengamat dunia Islam. Kini bermukim di Yaman

Serangan yang menghancurkan menara kembar Pusat Perdagangan Dunia di New York sebagai lambang kedigdayaan di bidang ekonomi dan kantor Departemen Pertahanan (Pentagon) AS di Washington sebagai lambang keunggulan militer AS pada 11 September 2001, masih belum dipastikan pelaku sesungguhnya. (more…)

Advertisements

Liberal dan Fatwa Kontemporer

Oleh: Henri Shalahuddin*

Penulis adalah peneliti pada Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization Dosen Pasca Sarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Menyelesaikan S2 di International Islamic University Malaysia (IIUM) di bidang Usul al-Din dan Pemikiran Islam


Pada kolom Resonansi Republika, Kamis 12 Februari 2009, Prof. Dr. Azyumardi Azra menulis artikel pendek tentang masalah yang memerlukan pembahasan yang tidak pendek. Dalam tulisannya, Azyumardi menganalisa bahwa terjadinya pro-kontra terhadap fatwa MUI, lebih disebabkan subyek-subyek yang dibahas berkaitan dengan kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan politik yang tidak lagi sepenuhnya ‘murni’ bersifat keagamaan.

Analisa seperti ini tentunya sudah dimaklumi tidak terlepas dari pendekatan sekular yang mengesampingkan peran agama dari kehidupan publik. Sehingga dia mengategorikan fatwa itu ada dua jenis; yakni fatwa yang berkenaan dengan masalah keagamaan murni, dan fatwa yang berhubungan dengan realitas di masyarakat. Jadi seakan-akan masalah keagamaan dan realitas di masyarakat adalah dua hal yang tidak berkaitan. Sehingga pada akhirnya gambaran agama diputuskan dari status asalnya sebagai sumber nilai dan kebenaran bagi manusia seperti dalam posmodernisme. (more…)

Pengertian Algoritma

Algoritma sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi kita. Penemunya adalah seorang ahli matematika Muslim dari uzbekistan yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi. Di literatur barat beliau lebih terkenal dengan sebutan Algorizm. Panggilan inilah yang kemudian dipakai untuk menyebut konsep algoritma yang ditemukannya. Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi (770-840) lahir di Khwarizm (Kheva), kota di selatan sungai Oxus (sekarang Uzbekistan) tahun 770 masehi. Kedua orangtuanya kemudian pindah ke sebuah tempat di selatan kota Baghdad (Irak), ketika ia masih kecil. Khwarizm dikenal sebagai orang yang memperkenalkan konsep algoritma dalam matematika, konsep yang diambil dari nama belakangnya.

Jadi, pengertian Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis.

Algoritma adalah jantung dari ilmu komputer atau informatika, tetapi tidak identik dengan komputer saja karena algoritma selalu dipakai dalam sehari-hari. Contohnya adalah dalam resep memasak dengan langkah-langkahnya yang sistematis. Dan masih banyak lagi kegiatan sehari-hari yang merupakan algoritma. Bedanya adalah dalam dunia TI algoritma dipakai dalam bahasa pemrograman, karena komputer hanyalah salah satu pemroses. Agar dapat dilaksanakan oleh komputer, algoritma harus dituliskan dalam bahasa pemrograman.  Bahasa pemrograman ada banyak, antara lain Pascal, C, C++, Basic, Fortran, Labview, Java, dll.

sumber : ilmukomputer.com